Ingin Jadi Agen Pusla ?....Klik di Sini !

Hallooo....Kawan Selamat Datang di Blog Kami!

SCRIPT CHATTING DI SINI
[+] [x]

Kamis, 04 Februari 2010

Home » » Akankah kita biarkan Dia Melakukannya ?

Akankah kita biarkan Dia Melakukannya ?

Kita sering serba salah ketika menghadapi anak-anak kita .Terutama bagi yang mempunyai anak yang masih di bawah lima tahun ( Balita ) .Anak-anak mempunyai sifat suka meniru apa yang pernah dilihatnya .Sebagai orang tua harus waspada dalam mengawasi .Jika yang mereka tiru hal yang baik tidak mengapa tetapi sebaliknya bagaimana kalau yang mereka tiru hal yang kurang baik , apalagi membahayakan dirinya ? Itulah sebabnya orang tua selalu dikhatirkan oleh kebiasaan bermain putra-putrinya ,jangan sampai mereka bermain tanpa diawasi orang yang lebih dewasa . Dalam hal seperti itu , terutama untuk kepentingan pendidikan dan pertumbuhan mental dan jiwa anak pengawasan dan arahan dari orang yang lebih dewasa sangat dibutuhkan .Sebaiknya seorang ibu langsung membimbing ,mengawasi dan mendidik anaknya tanpa menyerahkan kepada pembantu ( Baby Sister ) walaupun tidak semua pembantu ceroboh atau kurang mampu mendidik anak .Memang bagi keluarga yang ibu rumah tangganya seorang karir ,akan terasa sangat repot . Namun bagaimana pun anak-anak kita adalah harta yang sangat berharga dan juga merupakan calon generasi muda yang merupakan aset kemajuan bangsa .Pemdidikan dan bimbingan anak-anak usia dini merupakan fundamental untuk membangun karakter anak pada perkembangan selanjutnya .Untuk melaksanakan kewajiban mendidik dan mengawasi anak-anak usia Balita tidak cukup hanya bisa menjaga agar anak-anak tidak menangis , mengganti pakaian ketika pipis atau BAB ,menyuapi ketika ia lapar , atau membantu mengambilkan mainan ketika jatuh ke parit .Namun banyak tugas lain yang jauh lebih penting dalam membentuk pribadi dan karakter anak justru sering diabaikan . Sebagaimana disebutkan pada awal kta sering direpotkan ketika mengawasi atau mendidik anak .Apalagi jika anak yang kita awasi anak yang agresif .Kita terlalu ketat dan serba melarang akan berakibat kurang baik yaitu anak akan menjadi tertekan dan menjadi pasif serta tidak berinisiatif . Begitu juga sebaliknya kita terlalu membiarkan anak bermain sesuka mereka juga akan kurang baik ,sebab bisa berakibat manja , keras hati , suka menang sendiri bahkan mungkin berbahaya bagi dirinya . Berkaitan itu semua penulis ingin menyarankan agar dalam membimbing , mengawasi serta mendidik anak perlu memperhatikan hal-hal penting yang meliputi : 1. Perhatihan tempat bermain , bersih , aman  tidak polusi . 2. Alat bermain : pastikan alat bermain tidak membahayakan dirinya , pilih alat bermain sesuai jenis kelamin anak , sediakan alat bermain yang lebih memancing kreatifitas anak dari pada sekedar anak senang dan tidak menangis . 3. Pandai-pandailah memberikan arahan dan bimbingan : jangan terlalu mengatur atau melarang , jika apa yang dilakukan anak kurang pas atau berbahaya ajaklah anak mulai belajar berdialog secara sabar ,jangan dipaksa hingga menangis .Beberapa gambar yang saya tampilkan merupakan contoh tindakan anak yang perlu diwaspadai . Masih banyak hal-hal serupa yang sering terjadi atau dilakukan oleh anak-anak . harapan penulis semoga apa yang penulis uraikan ini akan dapat menjadi referensi bagi para ibi rumah tangga atau pembantu yang bertugas membimbing anak .Semoga ke depan kita berhasil menciptakan generasi muda yang bermental dan karakter baik sehingga mampu mengkonter pengaruh kenakalan anak-anak yang sekarang banyak kita temukan .

Tidak ada komentar:

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service