Ingin Jadi Agen Pusla ?....Klik di Sini !

Hallooo....Kawan Selamat Datang di Blog Kami!

SCRIPT CHATTING DI SINI
[+] [x]
Tampilkan postingan dengan label Menulis Pintu Menuju Cerdas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menulis Pintu Menuju Cerdas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 November 2010

MENULIS PINTU MENUJU CERDAS

Titik-titik air sisa hujan malam ini yang jatuh dari dedaunan menemani saya dalam sebuah kegelisahan untuk menuangkan sedikit hasil pengembaraan siang tadi. Hari ini, 29 November 2010, setelah membujuk dan memohon panitia “Bermutu” gratis, akhirnya bisa juga saya pulang lebih awal  untuk melepaskan dahaga, bertemu anak dan istri . Sambil menunggu istri pulang mengantar anak mengaji Alquran di masjid  saya mencoba mencari trik-trik sebuah penulisan. Sebuah dunia yang seharusnya kita selami bersama.  Alhamdulillah  saya temukan informasi yang samgat bagus untuk kita semua sebagai orang tua yang memikirkan anak bangsa .Bagaimana trik dan kiat mencerdaskan  anak cucu generasi penerus bangsa . Ternyata kecerdasan anak dapat diawali melalui aktivitas membaca kemudian mengembangkannya dengan menulis .
Fenomena lahirnya penulis-penulis muda di Indonesia, seperti Andrea Hirata, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam talk show yang bertajuk “Menulis! Siapa Takut?” tersebut seharusnya menjadi cambuk bagi kita untuk mengikis keengganan dalam menulis, dan lebih berani mengasah kemampuan literasi kita.
Tak ada yang tahu pasti apa penyebab sindrom malas menulis tersebut, yang jelas kenyataan bahwa menulis belum menjadi budaya masyarakat memang sangat menyedihkan. Menurut Muchtar Bucheri, kemampuan baca tulis masyarakat Indonesia (36%) berada di urutan kedua setelah Venezuela (33,9%), sedangkan rasio membaca Indonesia dan negara berkembang lainnya 1 buku untuk 4 orang; negara maju, 4 buku satu orang (Djojonegoro 1995). Sementara itu, data terbaru yang dilansir oleh Taufik Ismail menyebutkan bahwa perbandingan buku yang wajib dibaca dalam waktu tiga tahun di sekolah, di ruang perpustakaan menunjukkan bahwa di Thailand Selatan siswa membaca 5 judul, di Malaysia 6 judul, Rusia 12, Kanada 13 judul, di Jepang 15, di Swiss 15, dan Jerman 22, di Perancis 20 buku, Belanda 20 buku, di Amerika 30 judul buku, dan di Indonesia nol buku baik di desa muapun di kota sejak 1983-2006. (Republika, 20 Februari 2008).  

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service